Email promosi dari salah satu toko buku online itu membuatku sedikit terhenyak senang. Sebuah tawaran pre-order buku terbaru bertanda-tangan dari seorang penulis yang karya-karyanya akan selalu aku nantikan.
Dee Lestari - Aroma Karsa.
Tak pikir panjang, tentu saja aku iyakan tawaran itu.
Pesanan beres, tinggal tunggu waktu bukunya dikirim dan mendarat di meja kerjaku. Beberapa hari setelahnya, aku mendapat konfirmasi bahwa bukunya telah dikirim pada hari Jumat sore, dan karena alamat pengiriman yang kugunakan adalah alamat kantor, maka itu berarti aku baru akan mendapati buku itu di hari Senin. Terpaksalah bersabar barang dua harian.
Benar saja, tepat pada tanggal 13 Maret 2018, bukunya sudah nangkring dengan tenang di meja kantor dan lanjut saja dengan eksekusi bongkar paketan.
Membaca karya Dee selalu menyenangkan bagiku, makanya tak heran jika di akhir pekan 2/3 halaman dari buku setebal hampir 700 halaman ini telah kulahap habis.
Aroma Karsa bercerita tentang Jati Wesi, seorang lelaki yang terlahir dengan hidung tikus karena sanggup membaui apapun, lebih dari siapapun. Namun, riwayat keberadaan jati di dunia ini ternyata menyimpan misteri, baik untuknya sendiri dan orang-orang yang berhubungan dengannya.
Ada Raras Prayagung, Tanaya Suma, Pak Anung, Pak Khalil, Empu Smarakandi, dan tak ketinggalan Puspa Karsa. Sebuah tanaman yang konon berdasarkan cerita, dapat mengubah sebagaimana yang diinginkan. Kurang lebih seperti itulah dipercayai oleh Raras Prayagung, seorang pengusaha yang gigih mencari keberadaan Puspa Karsa ini karena amanat dari neneknya tercinta.
Porsi pertama akan mengubah nasibmu.
Porsi kedua akan mengubah nasib keturunanmu.
Porsi ketiga akan mengubah dunia sebagaimana keinginanmu.
Pencarian tentang Puspa Karsa ini yang menjadi roh dari buku ini. Dee dengan lihai, seperti biasa, selalu membiusku untuk terus menerus membaca hingga ke titik akhir buku ini. Tak beda dengan candu yang biasa kualami saat aku mencium parfum kesayangan, demikian juga buku ini yang mampu membiusku untuk kembali terbius pada aromanya.
Sesuai dengan judul postingan kali ini, Aroma Karsa memang menjadi pengobat rindu akan tulisan bermutu. Riset yang dilakukan oleh Dee pun seolah terbayar dengan penuturan kisah dalam buku ini yang detail dan memikat. Bab demi bab dalam buku ini akan tersaji seperti parfum kesayangan yang tak jemu untuk dinikmati.
Rating : 5/5 (off course)
Rating : 5/5 (off course)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar