Senin, 17 Juni 2013

Teman Kecil dari Kebon

Hari ini adalah salah satu hari luang yang aku miliki. Hmmm, eh tidak juga sih sebenarnya, hanya saja hari ini saya lebih berniat untuk malas - malasan daripada melakukan sesuatu (baca: ngerjain skripsi!). Aduh Tuhan, hilangkanlah rasa malas ini dariku! -___-''

Tapi rencana malas - malasan tetap saja tinggal rencana. Si Babe melihatku yang sedang terbengong persis kayak kuda ompong. Babe memang tidak begitu suka sih melihat ada orang nganggur, semua orang di rumah musti do something, selalu saja ada yang dilakukan entah disuruhnya ngepel, nyapu, cuci piring de el el de el el. Hehehe.

Kali ini tugas yang diberikan padaku adalah membersihkan kebon belakang rumah bersamanya. Setelah kulihat, kebon ini memang harus dibersihkan sih. Di sana - sini banyak rumput liar, serta tanaman singkong Babe yang sudah tak tertata rapi lagi. Bahkan salah satu tanamannya saja hampir 2 tahun! Ckckckck... Satu lagi hal yang perlu dimusnahkan di kebon adalah.... jreng jreng pohon pepaya belakang rumah yang tak menarik minatku. Kuminta saja Babe untuk menebangnya.
Craash...!
Horee...!

Selesai membabat pohon pepaya, misi selanjutnya adalah misi untuk membabat rumput liar yang tingginya saja hampir separuh dari tinggi badanku. Oke, bersiaplah rumput - rumput, dengan kekuatan parang akan menghukummu.

Sepuluh menit berlalu rumput - rumput yang ada hampir semuanya kubabat habis. Tapi mataku melihat rumput liar yang telah mati dan berwarna kuning kecoklatan. Wah, bisa difoto tidak ya, pikirku. Tanpa berpikir dua kali lagi kuambil kamera dari kamar. Ku mulai jeprat - jepret model baruku itu. Babe yang melihatku hanya tertawa heran ketika melihatku ke kebon membawa kamera. Hoho Be, lihat apa yang kulakukan Be!

Ini tanaman keringnya, masih tegak berdiri lho
walupun  sudah mati

Temanku tidak hanya tanaman kering ini saja. Setelah istirahat sejenak, aku kembali dan berniat untuk mencabut tanaman ini, tapi justru kutemukan objek foto lainnya. Belalang! Ya belalang atau Walang namanya di daerahku. Belalang mungil ini justru terduduk dan terdiam hinggap dengan manis di salah satu cabang rumput mati yang jadi obyek fotoku sebelumnya. Beruntung dia tidak menjauh ketika aku mencoba menjadikannya model dadakanku. Hehehe...belalang lihatlah posemu ini

Tada..! Tiba - tiba ada belalang di rumput.

Click!

Belalang tempur yang mengingatkanku pada
belalang tempurnya si Ksatria Baja Hitam

Hehehe...hari ini lumayan deh, aku dapat obyek foto, kebon belakang jadi cukup bersih plus babepun juga tidak mengomel. Siplah. Udahan ya aku sharenya, besok aku akan coba share hal yang lainnya lagi. :) Fighting...Semangat! ^_^

2 komentar:

  1. gomawooooo chinggu...:~
    sukak sama yang abstrak - abstrak ya kakak...?? hehehehe

    BalasHapus